Tak Terima Rekannya ‘Babak Belur’, Pihak Kepolisian Diminta Melakukan Penangkapan Para Pelaku Pengeroyokan ‘Geovani’

Lampung – Rekan Johanes Bastista Geovani atau kerap disapa ‘Kk Geo’, Wakil Ketua DPW Partai Nasdem Lampung yang mengalami aksi kekerasan ‘dikeroyok’ beberapa orang, Meminta ‘Secara Tegas’ kepada pihak berwajib untuk segera memburu para pelaku. Hal tersebut terlihat di jejaring sosial pasca peristiwa pemukulan itu terjadi.
Saat ini korban yang merupakan ‘Orang Dekat’ Mantan Bupati Lampung Tengah tersebut tengah dirawat intensif di RSUD Abdul Moeloek, Kota Bandarlampung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Brigade News.com, diketahui ada delapan orang bersepeda motor menghentikan laju sepeda motor yang dikendarai oleh ‘Geo’ , tak lama kemudian para pelaku melakukan pengeroyokan terhadap korban.
Rekan rekan korban yang merasa ada ‘Motif Tertentu’ atas peristiwa ini, meminta pihak Kepolisian untuk segera memburu para pelaku.
Edwin Hanibal Adnan, Politisi Nasdem Lampung yang terlihat melalui akun jejaring sosial facebook nya mengutarakan, Pihak kepolisian harus segera menangkap para pelaku pengeroyokan , atau nanti kami rekan rekan korban yang akan menangkap dengan cara kami.
” Pihak Kepolisian harus segera melakukan penangkapan para pelaku pengeroyokan ‘Kk Geo’ , atau kami rekan rekan ‘Kk Geo’ yang akan menangkap para pelaku melalui cara kami.” Seperti terlihat pada jejaring facebook milik Edwin.
Sekedar dikeyahui, Johanes Bastista Geovani,  mengalami aksi kejahatan disekitaran Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Telukbetung Selatan, Kota Bandarlampung, pada Minggu (1/12), pukul 03:30 WIB.
Para pelaku tanpa basa-basi langsung memukuli politikus Nasdem Lampung itu. Mereka kemudian lari.

Geo ditolong Seorang warga yang melintas, kemudian membawa korban ke RSUAM.

Hingga berita ini diturunkan, Pihak Aparat kepolisian tengah mengumpulkan bahan dan keterangan untuk melakukan penangkapan para pelaku pengeroyokan, dalam peristiwa ini turut diamankan kendaraan korban, sepeda motor merek Honda Vario warna hitam nopol BE-2522-EI berikut kunci kontaknya, dompet berisikan identitas korban, handphone merk Oppo warna hitam.

BACA JUGA:  Pengerjaan Proyek Provinsi Jalan Cor Beton Di Way Kanan Terancam Di Stop Warga

( Red / Dha )