Marak Peredaran Air Mineral ” Tanpa Izin ” DPRD Kota Metro Panggil OPD

Kota Metro-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro segera memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani perizinan.
Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Metro Anna Morinda menyusul ditemukannya perusahaan Air Mineral Dalam Kemasan (AMDK) yang diduga beroperasi tanpa izin di Bumi Sai Wawai.
Ketua DPRD bakal menindaklanjuti temuan tersebut melalui koordinasi dengan Komisi hingga dinas terkait.
“Jadi kita akan berkoordinasi dengan komisi untuk kemudian memanggil OPD terkait melakukan pengawasan. Tapi hal lainnya yang memang di luar kewenangan DPRD, tentu kita tidak bisa koment yang di luar kewenangan DPRD,” ucap Anna beberapa waktu lalu.
Pihaknya juga akan meminta penjelasan kepada OPD terkait dugaan peredaran air kemasan tak berizin di Metro.
“Saya akan bicarakan dengan komisi yang membidangi,  karena ini merupakan bagian dari pengawasan. Sebenarnya pengawasan kita lebih kepada OPD, bukan langsung kapada perusahaannya. OPD kita yang harus kita awasi, kok bisa kita kecolongan. Apa karena izinnya yang terlalu sulit sehingga orang tidak mau mengurus, dan ini yang akan kita dalami nanti,” kata Anna.
Ia juga mengatakan, soal izin edar berlaku bukan hanya untuk air kemasan, namun untuk seluruh produksi yang di konsumsi manusia.
“Secara umum tidak hanya air, semua produk yang di konsumsi oleh manusia yang pertama harus mendapatkan izin dari BPOM dan dinas kesehatan. Karena ada hal yang harus dipertanggungjawabkan terkait kesehatan dan keselamatan jiwa manusia. Saya tidak menyebutkan merk tertentu. Tapi secara umum, sebelum memproduksi untuk dijual kepada publik harus melalui proses-proses tertentu, sesuai dengan prosedur,” jelas Anna. ( Red / Dbs)