Kinerja Satpol PP Kota Metro di duga Tidak Sesuai SOP, Akibat Minim Nya Perhatian

Satpol PP Kota Metro diduga bekerja tidak sesuai SOP

Kota Metro–  Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP)  sebagai garda terdepan penegak Perda dalam kinerja telah di atur dalam Peraturan Perundang – undangan serta berdasarkan Standar Operasional Prosedur. Hal tersebut merupakan syarat utama dalam menjalankan fungsi sebagai aparatur negara . Profesionalitas serta defikasi dan intergeritas juga menjadi prasyarat utama.

Satpol PP Kota Metro diduga bekerja tidak sesuai SOP

Kenyataan miris ditemukan oleh tim redaksi brigade news , terlihat kinerja aparatur Satpol PP bekerja tidak cermat dan memenuhi Standar Operasional Prosedur.  Hal ini tentu menjadi preseden buruk dalam penegakan Peraturan Daerah ( Perda) .

Ternyata tidak hanya itu minim nya anggaran pun menjadi momok bagi satuan praja wibawa ini sehingga untuk mengirimkan Anggota nya dalam pendidikan PPNS di Bandung yang disinyalir memakan anggaran puluhan juta rupiah , menyebabkan Satpol PP Kota Metro saat ini tinggal memiliki 1 orang PPNS dari 3 PPNS yang sebagian sudah pindah tugas.

  1. 7

Imron Roni,  Kasat Pol PP saat di wawancarai oleh Brigade News beberpa waktu lalu mengatakan,

” Tinggi angka anggaran untuk mengirimkan anggota kami ikut dalam pendidikan PPNS tentu nya menjadi problem tersendiri,  tahun ini kami ajukan dua orang tetapi kebijakan ada di pimpinan ” urainya.

Minim nya perangkat serta pengetahuan serta manajemen berkas yang sesuai dengan juknis dan SOP dikuatirkan penegakkan Perda di Kota Metro hanya jadi isapan jempol.  ( redaksi)